Tentang Siklus

Berkantor pusat di Surakarta. Berpijak pada pembelajaran lapangan di Jawa Tengah.

Siklus diinisiasi agar potensi lingkungan setempat dapat berkembang menjadi nilai ekonomi yang praktis dan bertahan lama bersama masyarakat, bukan sekadar di sekitar mereka.

Mengapa Siklus didirikan

Program lingkungan dan program penghidupan sering berjalan terpisah. Siklus dibangun untuk menghubungkan perawatan bentang alam, produksi yang berguna, kemampuan lokal, dan hubungan pasar dalam satu program yang akuntabel.

Siklus sedang dalam proses pendirian sebagai yayasan Indonesia.

Tempat untuk mendengar, belajar, dan membangun dengan cermat.

Kantor pusat Surakarta mendukung koordinasi kelembagaan, sementara Magelang, Temanggung, dan Karanganyar, Jawa Tengah, Indonesia menjadi konteks lapangan untuk pengembangan program yang cermat.

Diagram lokasi editorial · tidak berskala

Mengembangkan ekonomi lokal regeneratif bersama masyarakat Indonesia.

01

Berpijak

Berangkat dari cara sebuah tempat benar-benar bekerja.

02

Berguna

Mengembangkan nilai praktis dari kebutuhan nyata.

03

Transparan

Menyampaikan status, ketidakpastian, dan bukti secara jujur.

04

Berkelanjutan

Membangun kemampuan dan hubungan yang dapat terus hidup.

Tata kelola pada tahap ini

Profil tim dan catatan tata kelola formal belum ditampilkan sampai informasi publik terverifikasi tersedia. Komitmen saat ini adalah partisipasi lokal, pengukuran berbasis baseline, klaim publik yang hati-hati, dan pembaruan status program.

Status kelembagaan