Peternak membawa hijauan melintasi bentang pertanian kecil di bawah Gunung Sumbing

Berbasis di Magelang, Jawa Tengah

Ketika alam pulih, ekonomi ikut tumbuh.

Siklus Foundation bekerja bersama masyarakat Indonesia untuk mengembangkan pengetahuan lokal, bentang alam produktif, dan sumber daya yang kerap terabaikan menjadi penghidupan yang lebih kuat—dari pakan ternak dan hasil samping kopi hingga pohon produktif dan jalur sampah organik di masa depan.

Dibangun dari lokal. Dirancang untuk terus berjalan.
Magelang, Jawa TengahPengembangan program bersama masyarakatEmpat jalur nilai lokalBukti sebelum klaim

Bentang hidup yang mempertemukan kebun, desa, ternak, kopi, dan daya cipta lokal.

Magelang memberi pijakan nyata untuk mengembangkan program ketika kepedulian lingkungan bertemu dengan keputusan ekonomi sehari-hari. Siklus memulai dengan memahami hubungan lahan, masyarakat, bahan, kelembagaan, dan pasar—lalu merancang dari kenyataan tersebut.

Diagram lokasi editorial · tidak berskala

Terlalu banyak program berhenti ketika pendanaan berakhir.

  • 01Hasil panen tanpa pembeli
  • 02Pelatihan tanpa pendampingan lanjutan
  • 03Hasil samping dibuang sebelum nilainya dipahami
  • 04Fasilitas dibangun sebelum pasokan dan operator siap

Siklus mengembangkan hubungan yang dibutuhkan agar sistem lokal dapat terus bekerja.

Lima langkah terhubung. Satu arah yang praktis.

Kerangka desain untuk membangun kemampuan lokal dan menguji nilai sebelum membuat klaim.

  1. 01

    Memahami

    Berangkat dari kenyataan, pengetahuan, kendala, dan prioritas lokal.

  2. 02

    Mengembangkan

    Membentuk jalur yang berguna dari sumber daya dan kebutuhan nyata.

  3. 03

    Menghubungkan

    Menyelaraskan produsen, keahlian, operasi, lembaga, dan pembeli.

  4. 04

    Mengukur

    Menyusun baseline dan memisahkan kegiatan dari hasil terverifikasi.

  5. 05

    Mengembalikan Nilai

    Menjaga lebih banyak nilai, pembelajaran, dan kemampuan di dalam sistem lokal.

Potensi lokal, dengan jalur nilai yang berbeda.

Empat jalur program berada pada tingkat kesiapan berbeda. Indigofera menjadi pilot utama; program lain masih dalam pengembangan produk atau eksplorasi kelayakan.

Peternak kambing menata hijauan yang baru dipanen di samping kandang desa di Magelang
Gambar editorial representatif — bukan dokumentasi peserta program Siklus.
Desain pilot

Windusari, Genito & Ngemplak

Siklus Indigofera

Mengembangkan pakan berkualitas di tengah keterbatasan lahan.

Menghubungkan pembibitan masyarakat, petak tersebar, pagar hidup, uji pengolahan, dan perdagangan lokal tanpa menempatkan Indigofera sebagai ransum tunggal.

Lihat program
Pekerja kopi memilah kulit buah kopi di atas para-para pengeringan di desa Magelang
Gambar editorial representatif — bukan dokumentasi peserta program Siklus.
Pengembangan produk

Makara

Siklus Makara

Nilai kopi seharusnya tidak berhenti pada bijinya.

Memisahkan bahan sejak awal dan menguji tiga jalur dengan pengamanan yang sesuai.

Lihat program
Peternak lebah merawat kotak lebah kecil di antara kaliandra berbunga dalam bentang alam campuran Magelang
Gambar editorial representatif — bukan dokumentasi peserta program Siklus.
Eksplorasi kelayakan

Magelang

Siklus Kaliandra

Satu pohon yang dapat mendukung lebih dari satu ekonomi lokal.

Memetakan Koridor Pakan Lebah Magelang sambil menguji jalur pakan, kayu, dan lanskap yang saling melengkapi.

Lihat program
Dua petugas lapangan menimbang dan memilah sampah organik saat asesmen pasar tradisional
Gambar editorial representatif — bukan dokumentasi peserta program Siklus.
Eksplorasi jangka panjang

Magelang

Siklus Maggot

Siklus masa depan yang bergantung pada pasokan yang andal.

Memetakan sumber sampah organik dan kesiapan operasi sebelum keputusan infrastruktur dibuat.

Lihat program
Lihat semua program

Konteks lokal adalah infrastruktur program.

Siklus mendengar sebelum merancang, mengakui pengetahuan lokal, menyepakati peran bersama pelaku setempat, dan menyesuaikan keputusan berdasarkan bukti lapangan. Gambar yang menampilkan manusia bersifat representatif—bukan bukti partisipasi atau hasil.

Tangan menyiapkan daun Indigofera dengan alat sederhana dan keranjang anyaman
Gambar editorial representatif — bukan dokumentasi peserta program Siklus.

Bukti sebelum klaim.

Kami membedakan rencana, kegiatan, keluaran, dan hasil terverifikasi. Baseline disusun sebelum target, status program disampaikan, dan hal yang belum diketahui tetap terlihat.

01

Desain partisipatif

02

Pengukuran berbasis baseline

03

Tanpa klaim berlebihan

04

Pembaruan status program

Siklus sedang dalam proses pendirian sebagai yayasan Indonesia.

Baca status kelembagaan Lihat kerangka dampak

Bangun program yang berakar pada masyarakat, bukan proyek sementara.

Kami terbuka bagi pemberi hibah, tim CSR yang bertanggung jawab, pemerintah, peneliti, spesialis teknis, dan mitra pasar yang ingin melaksanakan bersama masyarakat serta belajar secara transparan.

Bermitra dengan Siklus

Potensi lokal dapat menjadi nilai yang terus tumbuh—ketika sistemnya dirancang untuk berlanjut.

Mulai dari percakapan yang berpijak pada konteks.

Ceritakan tempat, tantangan, kemampuan, atau kemitraan yang ingin Anda jajaki.

Kirim email langsung

Pertanyaan kemitraan

Ceritakan konteks dan hal yang ingin Anda jajaki.